Keterampilan Teknik Dasar Pukulan Dropshot Bulutangkis Pada Atlet Pb. Green House Kabupaten Gorontalo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan Teknik Dasar Pukulan Dropshot Pada Atlet di PB. GrendHouse Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif Dengan metode survey adapun pengumpulan data dilakukan melalui dua tahap, pertama, observasi dan wawancara langsung yang kedua yakni, melakukan tes keterampilan pukulan Dropshot melalui instrumen pengukuran yang meliputi video analisis kemudian diukur menggunakan standar validitas dan reliabilitas tertentu. Informan pada penelitian ini adalah atlet dan pelatih PB. GrendHouse Kabupaten Gorontalo. Hasil dan pembahasan penelitian ini berdasarkan data statistik menunjukan bahwa tingkat keterampilan teknik dasar pukulan Dropshot pada atlet di PB. GrendHouse. Kabupaten Gorontalo berada pada kategori “Sangat Tinggi” sebesar 5,88% (1), “Tinggi” sebesar 17,65% (3), “Sedang” sebesar 58,82% (10), “Rendah” sebesar 5,88% (1), “Sangat Rendah” sebesar 11,76% (2). Yang artinya dari total 17 orang jumlah atlet di PB.GrendHouse Kabupaten Gorontalo termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 58,82% (10 atlet). Yang diakibatkan oleh beberapa faktor internal dari atlet,pelatih, Sarana Prasarana maupun metode latihan, hal ini menandakan perlu adanya penambahan intensitas dan variasi dalam pelatihan pada teknik ini.
Downloads
Copyright (c) 2025 Ardin Gani, Dirham, Ratna Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


