Studi Eksperimen Pengaruh Latihan Split Squat Jump Dan Single-Leg Tuck Jump Terhadap Kemampuan Shooting Pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal
Abstract
Berdasarkan hasil observasi di lapangan dari Sebagian siswa peserta ekstrakurikuler futsal SMPN 4 Belawang memiliki tingkat kemampuan shooting yang kurang baik dari segi power otot tungkai. keseimbangan dan tumpuan Ketika melakukan shooting kurang keras sehingga menyebabkan bola yang di tendang tidak melesat dengan cepat dan tidak akurat . Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh dan seberapa besar penerapan metode plyometric Split Squat Jump maupun Single-Leg Tuck Jump yang diberikan terhadap peningkatan kemampuan shooting pada siswa yang ikut dalam pelatihan. Prosedur cara yang diterapkan dalam penelitian ini yakni Eksperimen semu dengan desain Two-Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian yakni siswa ekstrakurikuler SMPN 4 Belawang. Sampel penelitian ini berjumlah 12 orang. Hasil dihimpun dengan menerapkan sebelum diuji maupun setelah diuji shooting kearah gawang. Analisis data mencakup uji Normalitas, uji Homogenitas dan Uji T berpasangan menggunakan SPSS versi 29. Data riset menyatakan ada pengaruh latihan split squat jump terhadap kemampuan shooting pada siswa ekstrakurikuler futsal berupa peningkatan yang signifikan dengan nilai p sig 0,001 < 0.05. Ada pengaruh latihan single-leg tuck jump terhadap kemampuan shooting pada siswa ekstrakurikuler futsal berupa peningkatan yang signifikan dengan nilai p sig 0,006 < 0,05.
Downloads
Copyright (c) 2024 Muhammad Faisal Akbar, Lazuardy Akbar Fauzan, Edwin Wahyu Dirgantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


