Efek Latihan Jogging Jalan Dengan 2 Metode Terhadap Penurunan Kolesterol Pada Mahasiswi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perubahan sebelum dan setelah melakukan aktivitas fisik jogging dan jalan dengan menggunakan motode kombinasi latihan 15:15 (H15) dan 30:30 (H30) dengan rasio work and recovery time terhadap penurunan kadar kolesterol darah pada mahasiswi. Sampel berjumlah 12 orang mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Latihan ini berdurasi selama 30 menit dengan kecepatan rata-rata jogging pace 8 min/km dan kecepatan jalan pace 12 min/km. Uji paired sample t-test digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan uji paired samples t-test, nilai Pretest-Posttest samples t-test 5 (Sig>0,05) artinya tidak ada pengaruh dalam metode H15 dan H30 terhadap penurunan kolesterol setelah 5 menit pemberian treatment. Pada Pretest-Posttest 60 (Sig>0,05) artinya ada pengaruh yang signifikan dalam metode H15 dan H30 terhadap penurunan kolesterol mahasiswi H15 sebesar 15,84% dan H30 sebesar 9,44%, 60 menit setelah pemberian treatment. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa latihan jogging jalan metode H15 dan H30 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kolesterol 60 menit setelah latihan, hal ini akan memberikan manfaat jika dilakukan secara konsisten.
Downloads
Copyright (c) 2024 Nurlatifah Kamaril, Agung Yongki Faisal, Dinasti Annisa Firda, Andini Rana Tri Lestari, Dwi Lestari, Nadilia Syafridatul Aisyah, Silfa Khoirina, Bayu Agung Pramono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


