Survei Kondisi Fisik Tim Bolavoli Putra Porprov Kabupaten Lamongan Tahun 2022
Abstract
Kegagalan pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2019 diprediksi karena kondisi fisik yang masih kurang untuk bersaing di event tertinggi Jawa Timur. Dengan adanya profil kondisi fisik diharapkan dapat memberikan evaluasi pada instansi terkait tentang pentingnnya kodisi fisik yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet bolavoli tim PORPROV Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Sampel seluruh atlet bolavoli putra PORPROV Kabupaten Lamongan yang berjumlah 18 orang dengan rata-rata usia 20±1,6, berat badan 67,1±4,1, tinggi badan 171,2±4,3, dan IMT 22,9±1,6. Data diperoleh melalui tes dan pengukuran. Data profil kondisi fisik yang diukur yaitu kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, daya tahan, daya ledak otot tungkai, daya ledak otot lengan, kelincahan, kelentukan, koordinasi, dan keseimbangan. Hasil komponen kondisi fisik dengan kategori baik sekali yaitu daya ledak otot tungkai, kategori baik yaitu daya ledak otot lengan, kelincahan, kelentukan, dan keseimbangan, kategori cukup yaitu kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, dan koordinasi, kategori kurang sekali yaitu daya tahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kondisi fisik atlet bolavoli putra PORPROV Kabupaten Lamongan tahun 2022 dalam kategori cukup.
Downloads
Copyright (c) 2023 Ahmad Robi Fanani, Imam Hariadi, Yulingga Nanda Hanief

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


