Pengaruh Latihan Squat Thrust Terhadap Kekuatan Otot Tungkai, Otot Lengan dan Otot Pinggang dalam Permainan Handball
Abstract
Rendahnya kemampuan kekuatan otot pada atlet handball porda Garut menjadi latar belakang masalah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan squat thrust terhadap kekuatan otot tungkai, otot lengan dan otot pinggang dalam permainan handball. Jenis penelitian desain pre eksperimen dengan one group pre-test end post-tes design. Populasi atlet handball porda Garut berjumlah 16 pemain. Pengambilan sampel di lakukan dengan teknik purposive sampling yakni 13 pemain. Pengumpulan data dengan melaksanakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) dengan squat jump, push up, dan back up. Teknik analisis data menggunakan rumus uji t (Independent Sample T-Test) taraf signifikan H1 = 0,05. Dari analisis data diperoleh hasil : terdapat pengaruh yang signifikan latihan squat thrust terhadap kekuatan otot tungkai yang awalnya 32.54 menjadi 60.69. Terdapat pengaruh latihan squat thrust terhadap otot lengan yang awalnya 30.31 menjadi 40.08. Terdapat pengaruh latihan squat thrust terhadap otot pinggang yang awalnya 34.54 menjadi 43.54. Bisa kita lihat dari rata-rata ini bahwa ada perubahan setelah melakukan treatment metode latihan squat thrust terhadap kekuatan otot tungkai, otot lengan dan otot pinggang dalam permainan handball.
Downloads
Copyright (c) 2024 Abdul Mufti, Irwan Hermawani, Z. Arifin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


