Pengaruh Latihan Variasi Squat Dan Latihan Variasi Lunges Terhadap Power Otot Tungkai Pada Tendangan Dollyo Chagi
Abstract
Penerapan latihan pliometrik dinilai dapat meningkatkan power otot tungkai. Ada beberapa jenis latihan pliometrik yang dapat diterapkan untuk peningkatan power otot tungkai yaitu squat dan lunges, namun perlu dipertimbangan mana yang cocok diterapkan dalam upaya meningkatkan power otot tungkai pada tendangan Dollyo Chagi Taekwondo. Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan mana yang lebih baik antara latihan squat dan lunges dalam upaya meningkatkan power otot tungkai pada tendangan Dollyo Chagi Taekwondo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain two group pre test – post test. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Eagle Taekwondo Club (ETC) yang berjumlah 16 atlet. Sampel penelitihan ini menggunakan seluruh atlet yang ada di Eagle Taekwondo Club (ETC) dan dibagi menjadi dua grub squat dan lunges menggunakan metode random. Instrumen penelitian ini menggunakan vertical jump test. Adapun analisis data menggunakan uji t. Hasilnya, penelitian ini mengungkapkan bahwa kedua jenis latihan ini memiliki hasil positif. Namun untuk latihan squat memiliki hasil yang lebih baik daripada lunges. Peneliti lebih cenderung merekomendasikan latihan squat dalam upaya untuk meningkatkan power otot tungkai.
Downloads
Copyright (c) 2024 Faisal Al Habsyi, Ahmad Mokoagow, Hartono Hadjarati, Arief Ibnu Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


