Upaya Meningkatkan Kelincahan Pada Kebugaran Jasmani Siswa Dengan Menggunakan Permainan Lari Angka Delapan Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Pamekasan
Abstract
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class room action research). Dalam penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelincahan pada siswa melalui permainan lari angkka delapan atau shuttle run di SMP Negeri 4 Pamekasan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa siswi SMP Negeri 4 Pamekasan yang berjumlah 32 anak, yaitu 23 laki-laki dan 9 perempuan. Data dikumpulkan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan lari angka delapan atau Shuttle run dapat meningkatkan kelincahan siswa di SMP Negeri 4 Pamekasan. Hal ini dapat dibuktikan dari kelincahan anak yang mengalami peningkatan dari Siklus I dan telah melampaui target keberhasilan pada Siklus II. Hasil kelincahan anak pada Siklus I mencapai 19 % pada Siklus II melalui kegiatan pembelajaran menggunakan permainan lari bolak-balik kelincahan anak mencapai 84 % dapat melampaui target yang ditetapkan yaitu 75%. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya peningkatan pada kelincahan peserta didik melalui permainan lari angka delapan.
Downloads
Copyright (c) 2024 Edwin Nofrian Reynaldy, Hery Wahyudi, Abdurachman Sidik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


