Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Melalui Model Pembelajaran Make a Match pada Materi Permainan Tradisional
Abstract
Permainan tradisional Indonesia merupakan konsep tradisi warisan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kepada setiap generasi sesuai dengan kearifan lokal. Sayangnya, saat ini seolah semakin menghilang di masyarakat karena berbagai faktor seperti: kurangnya lahan untuk memainkannya, dan gadget lebih menarik dari permainan tradisional sehingga keinginan dari masyarakat bahkan ana-anak sangat sedikit untuk mengetahui dan mempelajarinya. Maka dari itu keberadaan mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan salah satu wadah untuk siswa agar lebih mengenal permainan tradisional dengan lebih menyenangkan melalui salah satu materi yang akan dipelajari. Penelitian ini adalah penilitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana hasil belajar dengan model pembelajaran Make a Match, indikator dari hasil belajar adalah meningkatnya presentase hasil belajar siswa, dengan hal tersebut dapat digunakan untuk melihat seberapa berpengaruh tidaknya sebuah proses pembelajaran melalui pembelajaran dengan model tersebut. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini adalah hasil dari penggunaan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan presentase hasil belajar pada materi permainan siswa kelas VI UPT SDN 223 Gresik dengan jumlah 22 siswa yang diperoleh saat observasi yang dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa pelestarian tradisi permainan tradisional dengan berbagai macam media sangat penting salah satu nya make a match ini terlebih pada anak-anak.
Downloads
References
Anggita, G. M. (2019). Eksistensi Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya Bangsa. JOSSAE : Journal of Sport Science and Education, 3(2), 55. https://doi.org/10.26740/jossae.v3n2.p55-59
Aprilia, B. (2023). EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL PADA ERA THE EXISTENCE OF TRADITIONAL GAMES IN MODERNIZATION ERA IN PARENGAN VILLAGE , MOJOKERTO REGENCY. 12(1), 86–96.
Arsyad, A. (2010). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Febryananda. (2019). Pengaruh Metode Pembelajaran Sosiodrama terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI OTKP pada Kompetensi Dasar Menerapkan Pelayanan Prima kepada Pelanggan di SMKN 2 Kedir. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 07(04).
Huda, M. (2017). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kustandi, C. dan B. S. (2011). Media Pembelajaran, Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Lie, A. (2010). Cooperative Learning. Jakarta: PT. Grasindo.
Maskur, Anwar, M. K., & Trianah. (2021). Implementasi Pembelajaran Blended Learning Di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Magistra, 12(2), 120–133. https://doi.org/10.31942/mgs
Nurma Pertiwi, I., Anggun Dwi, dan, & Pendidikan Guru Sekolah Dasar, J. (2019). Pengaruh Model Make A Match Berbantu Media Kartu Bergambar terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis. Pengaruh Model Make A Match Berbantu Media Kartu Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Dan Menulis, 7, 261–270.
Putra, A., & Hasanah, V. R. (2018). Traditional Game To Develop Character Values in Nonformal Educational Institution. IJAEDU- International E-Journal of Advances in Education, IV(10), 86–92. https://doi.org/10.18768/ijaedu.415411
Rachman, T. (2018). Pengertian Tugas Akhir. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 10–27.
Rusman. (2014). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Sariyyah, N., & Abdullah, A. N. (2023). Implementasi Model Make a Match Berbantuan Media Pocket Book untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran IPA. Journal on Education, 5(2), 5219–5230. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1088
Surjono, H. D. (2018). Kajian Pustaka ْ و َ ع ْ ح َّ إ ُ س ن ُ ْ د ُ ا ِ ٰ. Molucca Medica, 11(April), 13–45. http://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/moluccamed
Copyright (c) 2023 Monica Septinia Widhayanty, Bambang Ferianto Tjahyo, Sucipto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


