Manajemen Tata Kelola Gizi Atlet Disabilitas Cabang Olahraga Atletik Nomor Lempar

  • Reza Pramana Peranginangin Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia
  • Agung Nugroho Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Manajemen, Tata Kelola, Gizi, Atlet, Disabilitas, Cabang Olahraga, Atletik, Nomor Lempar

Abstract

Latar belakang dan urgensi penelitian ini berakar pada status gizi atlet lempar NPC Sumatera Utara yang secara umum masih sub optimal dan belum ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun 70% atlet memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) normal, 30% tergolong gemuk, dan yang lebih krusial, tidak ada atlet yang mencapai kecukupan energi harian kategori "Baik" (≥100%). Mayoritas atlet (60% kategori "Sedang", 40% kategori "Kurang") belum mampu memenuhi kebutuhan energi secara optimal. Kondisi gizi yang kurang optimal dan adanya kelebihan lemak tubuh ini menimbulkan urgensi serius karena berpotensi besar menurunkan daya tahan, memengaruhi performa latihan, dan meningkatkan risiko cedera atlet. Masalah ini diperparah oleh asupan makanan selama pelatda yang cenderung monoton dan tidak disesuaikan dengan kebutuhan individu olahraga lempar yang berenergi tinggi, serta ketiadaan pendampingan ahli gizi dalam penyusunan menu harian, menjadikannya faktor utama rendahnya kecukupan gizi yang harus segera diatasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap atlet cabang lempar NPC Sumatera Utara, dapat disimpulkan bahwa secara umum status gizi para atlet masih belum ideal. Sebanyak 70% atlet memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) dalam kategori normal, sedangkan 30% tergolong gemuk.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-09-30
How to Cite
Reza Pramana Peranginangin, & Agung Nugroho. (2025). Manajemen Tata Kelola Gizi Atlet Disabilitas Cabang Olahraga Atletik Nomor Lempar. Journal Management of Sport, 4(1), 63-70. https://doi.org/10.55081/jmos.v4i1.4711