The Role Of Balance Management And Eye-Foot Coordination On The Ability Of Sepak Sila For Sepak Takraw Athletes
Abstract
This study investigates the relationship between balance and eye-foot coordination with passing skills using the sepak sila technique in Sepak Takraw among male athletes of the Lawata Club, Mataram. The research aims to determine the degree of correlation between physical coordination components and passing accuracy. Employing a quantitative correlational design, the study involved a total population of 14 players. Balance was tested using the stork stand test, eye-foot coordination through a target-based kicking test, and passing skills by observing sepak sila technique through controlled drills. The results showed no significant relationship between balance and sepak sila passing (r = 0.273 < r_table), a significant relationship between eye-foot coordination and passing (r = 0.626 > r_table), and a combined significant relationship when both variables are analyzed together (r > 0.90). These findings suggest that eye-foot coordination is a stronger predictor for sepak sila passing skill compared to balance alone. The results emphasize the importance of coordination-based training to improve passing performance in sepak takraw.
Downloads
References
Abdurrahman. (2012). Kontribusi keseimbangan statis dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan passing dalam permainan sepak takraw. Universitas Mataram.
Bahar Pemana. (2007). Dasar-dasar Permainan Sepak Takraw. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Charsian, R. (2004). Permainan Bola Tradisional dan Tekniknya. Jakarta: Grasindo.
Gaffar, M. A., Yulianingsih, R., & Sumarni, N. (2021). Hubungan koordinasi mata kaki dengan passing sepak sila. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(2), 92–99. https://doi.org/10.29303/jcm.v3i2.543
Harsono. (1985). Coaching dan Aspek Psikologi dalam Olahraga. Jakarta: Rajawali.
Harsono, R. (1988). Keseimbangan dan Koordinasi dalam Permainan. Jakarta: Sportindo.
Hulfian, M. (2014). Metodologi Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Irianto, D. (2004). Teknik Dasar dan Strategi Sepak Takraw. Yogyakarta: Andi.
Kasdin. (2013). Hubungan keseimbangan dan koordinasi dengan kemampuan smash dalam permainan sepak takraw. Universitas Pendidikan Ganesha.
Kosasih, D. (2005). Psikologi Bermain dan Perkembangan Anak. Jakarta: Gramedia.
Lutan, R. (2011). Ilmu Kepelatihan Sepak Takraw. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muhajir. (2007). Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers.
Pandjaitan, N. (2002). Sepak Takraw: Teknik dan Peraturan. Medan: Pustaka Mandiri.
Putra, W. & Hemanzoni. (2019). Hubungan motivasi dan koordinasi mata kaki dengan kemampuan passing sepak sila. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 85–91. https://media.neliti.com/media/publications/320918-hubungan-motivasi-dan-koordinasi-mata-ka-a6c6ff8b.pdf
Riduwan. (2004). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Riyanto, Y. (2001). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Surabaya: SIC.
Sanapiah, S. (2002). Psikologi Olahraga. Yogyakarta: FIK UNY.
Sopiyan, H. (2011). Teknik Dasar Sepak Takraw. Jakarta: CV Nurdi.
Suhendro. (2004). Latihan Fisik dan Kebugaran Jasmani. Bandung: FPOK UPI.
Suharsimi, A. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Copyright (c) 2025 Nurdin Nurdin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




