Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM <p><strong>Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat <strong>terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember.</strong></p> Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna en-US Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat 2774-3055 Penerapan Science of Hydration untuk Mewujudkan Green Hydration dan Optimalisasi Performa Atlet Muda di Sekolah Khusus Olahraga Papua https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5222 <p>Atlet muda merupakan salah satu kelompok rentan dehidrasi, dehidrasi merupkan permasalahan klasik dan sering tidak disadari. Dampak dari dehidrasi pada atlet menyebabkan kelelahan, heat stroke, penurunan koordinasi, keseimbangan tubuh dan fokus hingga dapat menyebabkan cidera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet muda tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep green hydration serta pemantauan status hidrasi. Lebih jauh meningkatkan kesehatan dan performa atlet SKO. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari rangkaian kegiatan yang terdiri dari edukasi dan pelatihan dengan pretest dan postest, penerapan IPTEKS, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Sebanyak 23 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan ini menunjukan meskipun tidak signifikan, terdapat perbedaan pengetahuan peserta edukasi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep “<em>green hydration</em>” sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan pelatihan (t hit &lt; t tabel). Peningkatan pengetahuan hidrasi peserta kegiatan dalam kategori sedang (Rerata N-Gain = 0,67), sedangkan secara khusus untuk konsep <em>green hydration</em> juga dalam kategori sedang (rerata N-Gain = 0.52). Komunikasi yang intensif dengan mitra penting untuk menjaga komitmen keberlanjutan program ini yang pada akhirnya terwujud atlet yang terhidrasi optimal, sehat, berprestasi serta mendukung keberlanjutan lingkungan.</p> Evi Sinaga Eva Sinaga Zainal Widyanto Juliant Salsabillah Nugroho Christhina Makmar Mahuse Christhina Makmar Mahuse Copyright (c) 2026 Evi Sinaga, Eva Sinaga, Zainal Widyanto, Juliant Salsabillah Nugroho, Christhina Makmar Mahuse, Christhina Makmar Mahuse https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-05-27 2026-05-27 6 2 424 433 10.55081/jbpkm.v6i2.5222 Training of Trainer (TOT) Penyusunan Instrumen Identifikasi Bakat Atlet Cabang Olahraga Atletik Metode Excellent Talent Identification Development (ETID) Berbasis Sport Science https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/4714 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan temuan rendahnya pengetahuan pelatih atletik di Malang Raya terhadap metode identifikasi bakat atlet berbasis sport science. Hasil observasi yang dilakukan tim pengabdian menemukan bahwa sebagian besar pelatih masih menggunakan pengalaman semasa menjadi atlet dalam penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pelatih melalui <em>Training of Trainer (TOT)</em> penyusunan instrumen identifikasi bakat atlet cabang olahraga atletik menggunakan model <em>ETID (Excellent Talent Identification Development)</em> yang terkoneksi dengan <em>sport science</em>. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan pada tanggal 30-31 Agustus 2025 di Sport Center Kota Malang diikuti oleh 23 pelatih yang aktif di bawah naungan pengurus cabor PASI Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Metode kegiatan terdiri dari beberapa tahapan diantaranya pengordinasian penyusunan alat, penguatan teori dasar dan praktik penggunaan instrumen identifikasi bakat menggunakan <em>ETID</em>, evaluasi pelaksanaan <em>ToT </em>melalui pretest dan posttest. Hasil dapat ditunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada semua aspek, meliputi pemahaman konsep identifikasi bakat (42% ke 96%), penggunaan alat ukur (33% ke 87%), serta penerapan metode <em>ETID</em> (20% ke 90%). Program pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan pelatih dari berbasis <em>discovery/inquiry learning</em> serta dapat menjadi rekomendasi sebagai model <em>Training of Trainer (ToT)</em> secara berkelanjutan di daerah lain.</p> Dwinda Abi Permana Dwi Kurnia Shandy Copyright (c) 2026 Dwinda Abi Permana, Dwi Kurnia Shandy https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-05-27 2026-05-27 6 2 434 443 10.55081/jbpkm.v6i2.4714 Penguatan Brand Identity dan Strategi Pemasaran Digital untuk Kelompok Usaha Desa Klampok https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5287 <p>Kelompok usaha di Desa Klampok memiliki potensi ekonomi kreatif tinggi, namun menghadapi tantangan dalam Penguatan Brand Identity yang profesional dan Strategi Pemasaran Digital yang efektif. Urgensi kegiatan ini adalah menjembatani kesenjangan tersebut guna memperluas jangkauan pasar. Tujuan program ini adalah merancang identitas merek dan meningkatkan kapabilitas pemasaran digital UMKM di Desa Klampok. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Masyarakat dengan pendekatan Pendampingan Berbasis Proyek (Lesson Study), meliputi empat tahapan: penjajakan awal (FGD), pelatihan branding dan pemasaran digital, pendampingan implementasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapabilitas pelaku UMKM sebesar 74.1% secara keseluruhan. Secara spesifik, produk keripik pisang "Singgasari" berhasil melalui re-branding visual, menghasilkan logo dan kemasan baru yang profesional. Selain itu, pelatihan Public Speaking dan manajemen media sosial menghasilkan aktivasi saluran Pemasaran Digital (Instagram, Gambar 5), yang secara efektif mengatasi kendala promosi konvensional. Implikasi studi ini adalah model pendampingan terintegrasi antara penguatan Brand Identity visual dan keterampilan digital terbukti sangat efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM di tingkat desa.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Business groups in Klampok Village possess high creative economy potential but face crucial challenges in establishing a professional Brand Identity and effective Digital Marketing Strategy. The project's urgency lies in bridging this gap to expand market reach. The objective was to design a brand identity and enhance the digital marketing capabilities of the local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The methodology employed was Community Empowerment using a Project-Based Learning approach, structured in four stages: preliminary assessment (Focus Group Discussion), intensive training on branding and digital marketing, implementation mentorship, and final evaluation. The results demonstrated a significant increase in MSME capabilities, with an overall skill improvement of 74.1%. Specifically, the "Singgasari" banana chips product successfully underwent visual re-branding, yielding a professional new logo and packaging. Additionally, training in Public Speaking and social media management led to the activation of a Digital Marketing channel (Instagram), effectively resolving conventional promotion limitations. The study's implication is that the integrated mentorship model, focusing on visual Brand Identity and digital skills, proves highly effective in boosting the competitiveness and sustainability of village-level MSMEs.</p> <div class="host-lopnbnfpjmgpbppclhclehhgafnifija" style="position: relative; z-index: 2147483647;">&nbsp;</div> Citra Dewi Hapsari Dian Sylvatri Asril Kurniadi Copyright (c) 2026 Citra Dewi, Hapsari Dian Sylvatri, Asril Kurniadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-05-27 2026-05-27 6 2 444 456 10.55081/jbpkm.v6i2.5287 Penerapan Edukasi SEHATI (Lansia Sehat, Tekanan Darah Terkendali) untuk Peningkatan Pengetahuan Pola Makan Sehat Lansia Hipertensi https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5762 <p style="font-weight: 400;">Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Hasil pengkajian di wilayah Pungkursari, Kota Salatiga, menunjukkan bahwa seluruh lansia yang terdata (100%) mengalami hipertensi, dengan 66,7% berada pada hipertensi tingkat 1 dan 33,3% pada tingkat 2. Selain itu, sebagian besar lansia belum pernah mendapatkan edukasi hipertensi, memiliki kebiasaan konsumsi gorengan, menambahkan garam pada makanan, serta kurang mengonsumsi air putih. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan yang sederhana dan mudah dipahami oleh lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi SEHATI (Lansia Sehat, Tekanan Darah Terkendali) untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pola makan sehat berdasarkan prinsip <em>Dietary Approaches to Stop Hypertension </em>(DASH) yang disederhanakan. Metode yang digunakan meliputi service learning, demonstrasi “Isi Piring Sehat Lansia Hipertensi”, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 lansia melalui edukasi kelompok dan kunjungan rumah. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia yang bermakna secara statistik setelah pemberian edukasi (p = 0,004; p &lt; 0,05). Selain itu, seluruh peserta mampu mempraktikkan pembagian porsi makan sehat menggunakan media piring simulasi. Edukasi SEHATI dengan bahasa sederhana dan media visual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai pola makan sehat sebagai upaya pendukung pengendalian tekanan darah.</p> Febrian Dewana Leode Frenska Ryachel Paskalisa Nur Ahsani Rosiana Eva Rayanti Copyright (c) 2026 Febrian Dewana Leode, Frenska Ryachel Paskalisa, Nur Ahsani, Rosiana Eva Rayanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-05-27 2026-05-27 6 2 457 470 10.55081/jbpkm.v6i2.5762 Konfirmasi Data Ortografi Bahasa Sabu: Kamus Bergambar https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5779 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengonfirmasi dan memvalidasi sistem ortografi Bahasa Sabu (Hawu) yang digunakan dalam Kamus Bergambar Hawu–Indonesia–Inggris sebagai media pembelajaran dan pelestarian bahasa daerah. Bahasa Sabu memiliki karakteristik fonetik khas yang tidak sepenuhnya terakomodasi dalam ejaan bahasa Indonesia, seperti bunyi implosif, glotal, vokal panjang, dan vokal madya (schwa). Oleh karena itu, diperlukan sistem ortografi yang konsisten, transparan, dan mudah dipahami oleh pengguna.&nbsp;Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di UPTD SD Negeri 1 Seba, Kabupaten Sabu, dengan melibatkan 10 siswa kelas V, 8 guru, dan 4 penutur asli Bahasa Sabu. Metode yang digunakan meliputi pembacaan kosakata oleh siswa, observasi kesalahan baca, diskusi terarah dengan guru, serta validasi akhir bersama penutur asli. Analisis dilakukan dengan membandingkan tiga sistem ortografi yang telah digunakan sebelumnya, yaitu versi LAI (2000), Paddi (2019), dan UBB-GMIT (2020), untuk menilai keterbacaan, tingkat kesulitan, serta kekurangan dalam representasi bunyi. Hasil menunjukkan bahwa ortografi dalam kamus memiliki tingkat keterbacaan yang baik dan mudah dipahami oleh sebagian besar siswa dan guru karena transparansi fonemiknya. Namun, masih ditemukan kesulitan pada pengenalan vokal schwa dan vokal panjang, serta kebingungan akibat perbedaan simbol antarversi ortografi. Kegiatan ini memperkuat akurasi linguistik kamus, meningkatkan literasi bahasa daerah di sekolah, dan mendukung pelestarian Bahasa Sabu secara berkelanjutan.</p> Thersia Magdalena Tamelan Zuvyati Aryani Tlonaen Ifoni Ludji Susi Ga Dara Copyright (c) 2026 Thersia Magdalena Tamelan, Zuvyati Aryani Tlonaen, Ifoni Ludji, Susi Ga Dara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-05-27 2026-05-27 6 2 471 486 10.55081/jbpkm.v6i2.5779 Sosialisasi Alat Pelontar Futsal Untuk Meningkatkan Pengetahuan Guru Pjok Kota Pontianak https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5271 <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK KKG Kota Pontianak dalam memanfaatkan inovasi media pembelajaran, khususnya melalui sosialisasi penggunaan alat pelontar futsal. Permasalahan utama mitra adalah kurangnya variasi latihan dan minimnya inovasi peralatan akibat keterbatasan sarana serta biaya pengembangan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung, melibatkan dosen serta mahasiswa Magister Pendidikan Jasmani Universitas PGRI Pontianak. Sosialisasi dilaksanakan di SMA Negeri 4 Pontianak dengan peserta guru PJOK se-Kota Pontianak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap variasi latihan futsal menggunakan alat pelontar, serta peningkatan kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran PJOK. Evaluasi melalui posttest juga memperlihatkan peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran berupa publikasi media massa, dokumentasi video, serta artikel PKM. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkaya kompetensi guru PJOK dan mendukung peningkatan mutu pembinaan ekstrakurikuler futsal di sekolah.</p> Zusyah Porja Daryanto Ade Rahmat Awang Roni Effendi Nopiadi Basyir Copyright (c) 2026 Zusyah Porja Daryanto, Ade Rahmat, Awang Roni Effendi, Nopiadi, Basyir https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-01 2026-06-01 6 2 487 498 10.55081/jbpkm.v6i2.5271 Pemahaman Pentingnya Literasi Fisik Bagi Komunitas E-Sport Universitas Muhammadiyah Jakarta https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5879 <p>Industri game telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, menjadi salah satu industri hiburan terbesar di dunia. expand more Gamer atau orang-orang yang memainkan video game, datang dari berbagai usia, jenis kelamin, dan latar belakang. Banyaknya jumlah pengguna game online memberikan keuntungan dan kerugian yang diakibatkannya, kekerasan, diskriminasi, eksploitasi hingga gangguan fisik dan mental menjadi dampak buruk penggunaan game online. Komunitas E-Sport UMJ merupakan Kumpulan dari para penggemar E-Sport, Dimana seluruh perkumpulan dari mahasiswa yang gemar e-sport sering melakukan kegiatan yang bersifat latihan hingga bertanding namun pada perjalanan organisasi ini mendapatkan kendala pada Kesehatan fisik yang selalu menurun baik hingga cidera yang menghantui anggota dari komunitas tersebut. Peranan kebugaran fisik menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk di perhatikan, dampak positif yang ditimbulkan dari hal ini sangat penting untuk didapatkan dari komunitas e-sport ini, dengan pendekatan pemahaman pentingnya literasi fisik akan mencegah kerusakan yang massif pada pertumbuhan tubuh pengguna mengingat para user dari game online ini berusira rata-rata 20 tahun, dengan pendekatan pemahaman pentingnya Latihan fisik (olahraga) diharapkan para user dari komunitas ini terhindar dari efek buruk game online. Dari hasil proses pendekatan yang dilakukan menemukan keberhasilan 28% peningkatan kebugaran, 61,3% penurunan keluhan muskuloskeltal.</p> Surya Rezeki Sitompul M. Al Ghani Galang Pakarti Mahardika Muhammad Saleh Copyright (c) 2026 Surya Rezeki Sitompul, M. Al Ghani, Galang Pakarti Mahardika, Muhammad Saleh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-01 2026-06-01 6 2 499 512 10.55081/jbpkm.v6i2.5879 Pengembangan Wisata Pemancingan Bendungan Way Riden Berbasis Pemberdayaan Masyarakat https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/5916 <p>Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk melalui wisata pemancingan. Di Kampung Bumi Nabung Baru, terdapat Bendungan Way Riden yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata pemancingan, namun belum dikelola secara terarah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemetaan potensi dan identifikasi masalah, aksi lingkungan melalui pembersihan kawasan bendungan, pengembangan sarana pemancingan sederhana, edukasi perikanan dan lingkungan, penyusunan aturan pemancingan, penguatan promosi digital, serta pelaksanaan event mancing mini sebagai bentuk implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada aspek penataan lingkungan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta terbentuknya aturan pengelolaan sebagai dasar tata kelola wisata pemancingan. Selain itu, mulai terlihat integrasi antara aktivitas wisata dengan kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, meskipun dampak ekonomi yang dihasilkan masih berada pada tahap awal. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa keberlanjutan program memerlukan penguatan kelembagaan pengelola serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata dan promosi. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan diperlukan agar pengembangan wisata pemancingan dapat berjalan secara lebih terarah dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi lokal.</p> Agus Trioni Nawa Okta Ar-Rifa Nur Haliza Laily Nur Atikah Rahmadea Novellia Bunga Pratiwi Rara Presila Muhammad Abu Syarif Muhammad Miftahul Iman Revy Khovifah Lestari Copyright (c) 2026 Agus Trioni Nawa, Okta Ar-Rifa, Nur Haliza Laily, Nur Atikah Rahmadea, Novellia Bunga Pratiwi, Rara Presila, Muhammad Abu Syarif, Muhammad Miftahul Iman, Revy Khovifah Lestari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-01 2026-06-01 6 2 513 528 10.55081/jbpkm.v6i2.5916