Sosialisasi “Isi Piringku” Cegah Stunting : Edukasi Penyajian Makanan Bagi Ibu-Ibu Desa Ujung Untuk Keluarga

stunting gizi seimbang Isi Piringku edukasi gizi pemberdayaan masyarakat

Authors

  • Maria Herlinda Dos Santos
    mariaherlinda@unim.bone.ac.id
    Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Lyra Virna Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Silfa Natasya Kirana Jamal Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Muh. Sharif Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Fitri Regina Saisam Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Risca Damayanti Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Eka Lestrai Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • Amelia Nur Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia
  • A. Aso Barani Universitas Muhammadiyah Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia

Downloads

Masalah stunting masih menjadi perhatian serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dengan prevalensi mencapai 27,8% pada tahun 2022. Rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan cara penyajian makanan bergizi menjadi salah satu faktor penyebab utama yang perlu mendapatkan perhatian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu di Desa Ujung, Kecamatan Dua Boccoe, mengenai pedoman Isi Piringku sebagai upaya pencegahan stunting berbasis keluarga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan presentasi edukatif dengan menampilkan contoh visual penyajian makanan seimbang menggunakan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terhadap konsep gizi seimbang, proporsi ideal dalam satu piring makan, serta kesadaran akan pentingnya penerapan pola makan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat peserta untuk menerapkan pola makan sehat di rumah masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan literasi gizi masyarakat di wilayah pedesaan dan menjadi langkah nyata dalam upaya pencegahan stunting.

Most read articles by the same author(s)