Pengaruh Kecanduan Bermain Game Online Free Fire Terhadap Perilaku Kesopanan Pada Anak Usia 8-14 Tahun Di Desa Tanjung Jati

  • Rio Suparman Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Fauzi Kurniawan Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Kecanduan Game, Perilaku Sopan Anak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanduan bermain game online Free Fire pada anak usia 8-14 tahun di Desa Tanjung Jati, mengkaji perilaku kesopanan pada anak-anak tersebut, serta menganalisis pengaruh kecanduan game terhadap perilaku kesopanan. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan melibatkan 44 anak sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecanduan bermain Free Fire pada anak-anak berada pada kategori sedang, dengan 61% responden (27 anak) termasuk dalam kategori ini. Selain itu, perilaku kesopanan anak juga tergolong sedang dengan 68% responden (30 anak) menunjukkan tingkat kesopanan tersebut. Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan kecanduan bermain Free Fire terhadap perilaku kesopanan anak, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,867. Hal ini mengindikasikan bahwa variasi dalam perilaku kesopanan dapat dijelaskan oleh tingkat kecanduan bermain game. Koefisien determinasi sebesar 0,507 mengungkapkan bahwa sekitar 50,7% variasi perilaku kesopanan dipengaruhi oleh kecanduan bermain game Free Fire, sedangkan 49,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang dampak bermain game online terhadap perkembangan sosial anak.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-12-31
How to Cite
Suparman, R., & Kurniawan, F. (2025). Pengaruh Kecanduan Bermain Game Online Free Fire Terhadap Perilaku Kesopanan Pada Anak Usia 8-14 Tahun Di Desa Tanjung Jati. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat , 6(1), 350-367. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v6i1.4704