Pelatihan Pengenalan Wayang Kulit dengan Permainan Olahraga J-KIG pada Remaja

  • Antonius Tri Wibowo Program Studi Ilmu Keolahragaan, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752, Indonesia
  • Yulius Agung Saputro Program Studi Ilmu Keolahragaan, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752, Indonesia
  • Ristanti Puji Astuti Lembaga Nusa Sport, Yogyakarta, Indonesia
  • Lutfi Abrori Program Studi Ilmu Keolahragaan, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752, Indonesia
Keywords: Wayang Kulit, Permainan Olahraga, J-KIG

Abstract

Pengabdian ini dilakukan untuk mengenalkan wayang kulit pada remaja yang sudah mulai melupakan keberadaan wayang kulit sebagai warisan para leluhur masyarakat Jawa. Metode dalam pelatihan ini adalah menggunakan metode ceramah dan mempraktikan langsung permainan olahraga J-KIG (Javanese Kigfun Game). Peserta dari pelatihan ini adalah remaja di Karang Taruna P3S Perkumpulan Pemuda Paker Sosial alamat paker Desa Mulyodadai, Kapanewon Bambanglipura Kabupaten Bantul berjumlah 20 remaja.  Pelaksaan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2023 pada pukul 15.00-17.30 WIB. Metode untuk mengetahui hasil dari pelatihan ini dilakukan tes pre test dan post test, selain itu dengan angket untuk mengetahui tanggapan peserta setelah mengikuti pelatihan ini. dari hasil pelatihan ini diperoleh bahwa adanya perubahan nilai rata-rata peserta pre tes skor 6,45 setelah mengikuti pelatihan terjadi peningkatan nilai rata-rata post tes menjadi 7,90 selain itu adanya peningkatan signifikan dan nilainya 0,002 lebih kecil dari nilai 0,005. Dari data hasil pelatihan ini bisa dilakukan lebih luas untuk mengenalkan wayang kulit menggunakan wayang kulit menggunakan permainan J-KIG

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-12-11
How to Cite
Antonius Tri Wibowo, Saputro, Y. A., Ristanti Puji Astuti, & Lutfi Abrori. (2023). Pelatihan Pengenalan Wayang Kulit dengan Permainan Olahraga J-KIG pada Remaja. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat , 4(1), 73-80. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v4i1.1503