The Impact of Drill and Strokes Training Methods on the Accuracy of Smash Direction in Badmiton
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh observasi yang dilakukan oleh peneliti pada kejuaraan
POMRAYON Solo Raya mengenai ketepatan arah smash yang dilakukan para atlet UKM
bulutangkis Universitas Muhammadiyah Surakarta yang masih seringkali melakukan kesalahan
dan kurang dalam penerapannya. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian
metode latihan drill dan strokes terhadap ketepatan arah smash pada perrmainan bulutangkis.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen two group pretest-posttest design dengan
perlakuan sebanyak 16 kali. Subjek dalam penelitian ini yaitu atlet UKM bulutangkis Universitas
Muhammadiyah Surakarta sebanyak 14 atlet. Instrument yang digunakan yaitu dengan tes
ketepatan smash oleh Saleh Anasir (2010) dengan validitas 0,926 dari criterion round robin
tournament dan relibilitas 0,97 dari test-retest. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas
dan uji homogenitas, setalah itu dilanjutkan dengan analisis uji-t. Hasil penelitian memperlihatkan
bahwasanya terdapat dampak metode latihan drill terhadap ketepatan arah smash dengan nilai t
hitung -17,324 < t tabel -2,447 dan nilai signifikansi 0,000<0.05, dengan peningkatan presentase
sebanyak 68,53%. Selain itu, juga terdapat dampak metode latihan strokes terhadap ketepatan arah
smash dengan nilai t hitung -9,295 < t tabel -2,447 dan nilai signifikansi 0,000<0.05.
Kesimpulannya metode latihan drill lebih berdampak terhadap ketepatan arah smash daripada
metode latihan strokes dengan selisih rerata posttest sebanyak 3,143.
Downloads
References
Cahyaningrum, G. K., Asnar, E., & Wardani, T. (2018). PERBANDINGAN LATIHAN BAYANGAN DENGAN DRILLING DAN STROKES TERHADAP KECEPATAN REAKSI DAN KETEPATAN SMASH 1 Program Studi Ilmu Kesehatan Olahraga , Universitas Airlangga Surabaya 2 , 3 Program Studi Ilmu Fisiologi , Universitas Airlangga Surabaya COMPARISON. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 4.
Kamali, S. (2018). PENGARUH METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR SMASH BULUTANGKIS DI SMA NEGERI 4 SINGKAWANG.
Mauludy, N. G., & Sartono, H. (2017). Hubungan Koordinasi Mata Dan Tangan Dengan Hasil Pukulan Drive Dalam Permainan Bulutangkis. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 9(1), 64–71.
Munadi, D., Satrianingsih, B., & Bausad, A. A. (2018). Pengaruh Latihan Drill Smash Dan Latihan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Smash Pada Pemain Bulutangkis PB SELAGIK JR Lombok Timur Tahun 2018. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, Vol 3. https://garuda.ristekbrin.go.id/documents/detail/938297
Purnama, S. K. (2016). Kepelatihan Bulutangkis Modern (S. Riyadi & M. Rohmadi (eds.)). Yuma Pustaka.
Rustandi, E., & Safitri, S. (2019). Pengaruh Metode Drill Terhadap Hasil Smash Siswa Ekstrakulikuler Permainan Bulutangkis Smk Negeri 1 Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Journal Respecs, 1(2), 68. https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1472
Saleh, Anasir. (2010). Hubungan Antara Ketepatan Pukulan Smash Penuh dengan Kemampuan Bermain Bulutangkis pada Siswa kelas IV, V, VI SD Piri Nitikan Yogyakarta. Skripsi. FIK UNY
Setiawan, A., Effendi, F., & Toha, M. (2020). Akurasi Smash Forehand Bulutangkis Dikaitkan dengan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan. Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 10(1),50.https://doi.org/10.35194/jm.v10i1.949
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Sugiyono. (2011). Statistik Untuk Penelitian. Alfabeta.
T.H Intan, M. (2019). Pengaruh Latihan Drilling Service Pendek Backhand Dengan Awalan Shadow dan Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Ketepatan Service Pendek Backhand Atlet PB. Pawiro Wiyono Sidoluhur.
Wiratama, S. A. (2016). Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Pola Pukulan Terhadap Ketepatan Smash Atlet Bulutangkis Putra Usia 10-12 Tahun di PB Jaya Raya Satria Yogyakarta. Journal Student UNY.
Yuliawan, D., & Sugiyanto, F. (2014). Pengaruh Metode Latihan Pukulan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Bermain Bulutangkis Atlet Tingkat Pemula. Jurnal Keolahragaan, 2(2), 145–154. https://doi.org/10.21831/jk.v2i2.2610
.png)



