Evaluasi Pembelajaran PJOK bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Sekolah Inklusi di UPT SD Negeri 064022 Medan

  • M. Husni Fadillah Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna
  • Aldin Pratama Lase Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Farel Adrian Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Saddam Husein Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • M. Novita Bahri Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Keywords: pembelajaran PJOK, siswa berkebutuhan khusus, sekolah inklusi, evaluasi CIPP, pendidikan adaptif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi UPT SD Negeri 064022 Medan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain evaluatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 kepala sekolah, 3 guru PJOK, 6 guru kelas, dan 45 siswa yang meliputi 12 siswa berkebutuhan khusus dan 33 siswa reguler. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan triangulasi sumber data. Hasil evaluasi menunjukkan aspek context berada pada kategori baik (skor 3,24), input kategori cukup (skor 2,78), process kategori kurang (skor 2,15), dan product kategori kurang (skor 2,02). Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dalam pembelajaran adaptif, minimnya sarana prasarana khusus, dan belum optimalnya sistem penilaian inklusif. Program pembelajaran PJOK di sekolah inklusi memerlukan perbaikan komprehensif terutama pada aspek implementasi dan evaluasi. Rekomendasi meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kurikulum adaptif, dan penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran inklusi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainscow, M., Booth, T., Dyson, A., Farrell, P., Frankham, J., Gallannaugh, F., Howes, A., & Smith, R. (2020). Improving schools, developing inclusion. Routledge.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860
Febriani, D. (2014). Tanggapan guru pendidikan jasmani dan pembimbing khusus terhadap penerapan pendidikan jasmani adaptif di sekolah dasar inklusi se kabupaten Kulon Progo. Jurnal Pendidikan Khusus, 2(3), 1-9.
Intifadha, R. N., & Tuasikal, A. R. S. (2017). Survei proses pembelajaran guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah inklusi. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5(3), 371-377.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Kemendikbud.
Khotimah, K. (2017). Pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus, 4(2), 1-9.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Petrova, A., Bessa, C., Remesh, N., & Block, M. E. (2023). Strategies for including students with disabilities in physical education: A systematic review. Adapted Physical Activity Quarterly, 40(2), 234-258. https://doi.org/10.1123/apaq.2022-0098
Pramono, A., & Kustiawati, D. (2021). Implementasi pembelajaran pendidikan jasmani inklusif di sekolah dasar. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 7(2), 298-315. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v7i2.15967
Rahim, A., & Taryatman. (2017). Strategi pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar inklusif Kota Yogyakarta. Jurnal Taman Cendekia, 2(2), 212-222.
Rose, D. H., & Meyer, A. (2019). Teaching every student in the digital age: Universal design for learning. ASCD.
Salokangas, M., & Kasemsap, K. (2020). Social acceptance of students with disabilities in inclusive physical education. European Physical Education Review, 26(3), 567-584. https://doi.org/10.1177/1356336X19876411
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. In T. Kellaghan, D. L. Stufflebeam, & L. A. Wingate (Eds.), International handbook of educational evaluation (pp. 31-62). Kluwer Academic Publishers.
Sugiarto, B. G. (2019). Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani di sekolah dasar inklusi. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 2(2), 105-113.
Syamsi, N. (2024). Evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar berbasis inklusi se-Kecamatan Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Tesis, Universitas Negeri Yogyakarta.
Taryatman, & Rahim, A. (2018). Strategi pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar inklusif Kota Yogyakarta. Jurnal Taman Cendekia, 2(2), 212-222.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.
Widiyanto, W. E., & Putra, E. G. P. (2021). Pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Sport Science & Education Journal, 2(2), 29-35. https://doi.org/10.33365/ssej.v2i2.1052
Yunisya, P., & Soepandi, A. A. (2020). Penyelenggaraan pembelajaran penjas adaptif bagi tunanetra di rumah pada masa pandemi Covid-19. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(1), 30-35.
Published
2025-09-09
How to Cite
M. Husni Fadillah, Aldin Pratama Lase, Farel Adrian, Saddam Husein, & M. Novita Bahri. (2025). Evaluasi Pembelajaran PJOK bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Sekolah Inklusi di UPT SD Negeri 064022 Medan. Journal Physical Health Recreation (JPHR), 5(4), 424-433. https://doi.org/10.55081/jphr.v5i4.4791