Evaluasi Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMA N 1 Perbaungan

Profil Pelajar Pancasila pembelajaran PJOK evaluasi implementasi pendidikan karakter Kurikulum Merdeka

Authors

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMA Negeri 1 Perbaungan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain concurrent embedded, melibatkan 4 guru PJOK, 6 staf manajemen sekolah, dan 180 siswa kelas X-XII sebagai responden. Instrumen penelitian meliputi angket evaluasi CIPP, lembar observasi pembelajaran, pedoman wawancara terstruktur, rubrik penilaian karakter, dan studi dokumentasi perangkat pembelajaran. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran PJOK mencapai tingkat keberhasilan 81,4% (kategori baik). Aspek konteks mencapai 86,7% (sangat baik), input 83,2% (baik), proses 79,8% (baik), dan produk 76,9% (baik). Implementasi enam dimensi Profil Pelajar Pancasila menunjukkan variasi: beriman bertakwa dan berakhlak mulia (84,5%), mandiri (82,3%), bergotong royong (81,7%), berkebinekaan global (80,4%), bernalar kritis (79,6%), dan kreatif (75,8%). Kendala utama meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang integrasi nilai karakter (72% responden), kurangnya perangkat asesmen karakter yang spesifik (68% responden), dan keterbatasan waktu pembelajaran untuk pengembangan karakter (64% responden). Dampak positif implementasi terlihat pada peningkatan sikap sportivitas siswa (85,2%), kerjasama dalam aktivitas kelompok (83,4%), dan kedisiplinan dalam pembelajaran (81,6%). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran PJOK di SMA Negeri 1 Perbaungan telah berjalan baik namun memerlukan peningkatan pada aspek pelatihan guru, pengembangan instrumen asesmen karakter, dan optimalisasi strategi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara sistematis.