Review Literatur: Peran Guru PJOK dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Senam pada Peserta Didik
Abstract
Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematik menggunakan metode PICCO untuk menganalisis peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam meningkatkan motivasi belajar senam pada peserta didik. Melalui pemilihan artikel berdasarkan kriteria PICCO, penelitian ini menyajikan hasil-hasil yang menunjukkan bagaimana guru sebagai motivator dan fasilitator memiliki kontribusi penting dalam pembelajaran PJOK, khususnya senam. Ditemukan bahwa pendekatan inovatif seperti pendekatan bermain sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil review dijabarkan dalam tabel sebagai ringkasan bukti empiris kajian sebelumnya.
Downloads
References
Amirudin, A. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Lompat Jauh Melalui Pendekatan Bermain. Multilateral, 17(2).
Anderson, C., et al. (2020). Integrating Play-Based Learning in Physical Education: Promoting Cooperation and Confidence. Journal of Sport Education, 34(2), 22-34.
Anggraeni, D., & Sutiyarsih, S. (2018). Peningkatan Hasil Belajar Gerak Dasar Melempar dengan Pendekatan Bermain. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 14(1), 11-17.
Bhayangkara, C.D. (2018). Peningkatan Hasil Belajar Gerak Lokomotor Dengan Pola Pendekatan Bermain. Jendela Olahraga, 3(1), 57-66.
Bryant, P., & Eamon, M. (2018). Overcoming Challenges in Implementing Play-Based Learning in Physical Education. International Journal of Educational Research, 77, 120-134.
Deci, E.L., & Ryan, R.M. (2023). Intrinsic Motivation and Self-Determination in Human Behavior. Springer.
Fikri, M., Khairudin, W., & Astuti, Y. (2022). Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani melalui Modifikasi Permainan. JP&O, 5(6), 74-82.
Griggs, J., & Hart, H. (2022). Challenges in Sustaining Play-Based Approaches in Physical Education. Journal of Sport and Social Issues, 46(1), 34-45.
Harris, A., & Smith, K. (2017). The Role of Physical Education in Promoting Health and Social Values. Journal of Physical Education, 45(3).
McMahon, J., & Smith, R. (2022). Play as a Motivator: Enhancing Intrinsic Motivation in Physical Education. Journal of Educational Psychology, 54(4), 1080-1092.
Panjaitan, K., & Fardana, N. (2023). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pendekatan Permainan dalam Pembelajaran Penjas. Gelanggang Olahraga, 7(1), 54-61.
Prasetyo, K. (2016). Penerapan Pendekatan Bermain untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh. Scholaria, 6(3), 196-205.
Rachmawati, E., & Aisyah, N. (2019). Assessing the development of social attitudes and fitness concepts through physical education. Journal of Physical Education, 10(3), 45-46.
Rokhayati, A. (2016). Implementasi Pendekatan Taktis dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani, 1(2), 57-65.
Saleh, A.E. (2015). Peningkatan Hasil Belajar Lay Up Bola Basket dengan Pendekatan Bermain One-Two Step. E-Jurnal Physical Education, 4(1), 1522-1528.
Semakur, Y. (2020). Pendekatan Bermain dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Gerak Dasar Lari. Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora, 1(11).
Suryani, R. (2017). The Components of Physical Education Learning Outcomes. Indonesian Journal of Physical Education, 5(2), 58-70.
Syachri Rahman Nur Hidayat. (2022). Peran Guru Penjas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Masa Pandemi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Vaughn, D., et al. (2019). The Effect of Play-Based Learning on Physical Education Outcomes. Journal of Sport Education, 38(1), 78-88.
.png)






