Pelaksanaan Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah Kelas V dan VI di SD Juara Medan

Pelaksanaan, Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah

Authors

Downloads

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa masih banyak institusi pendidikan yang tidak memiliki fasilitas sanitasi. Fasilitas tersebut meliputi tempat pembuangan sampah, fasilitas penyediaan air bersih, saluran pembuangan air limbah, serta tidak adanya toilet dan fasilitas pembuangan kotoran manusia. Di lokasi SD Juara Medan, tujuan investigasi ini adalah untuk mengetahui tingkat kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, dan penyelenggaraan fasilitas toilet dan pembuangan kotoran manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 113 orang yang merupakan murid SD Juara Medan. Hanya siswa kelas 5 yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini, yang berjumlah 23 orang dari total sampel populasi. Karena jumlah populasi lebih dari seratus orang, maka jenis pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Cakupan sampel berkisar antara sepuluh hingga dua puluh lima persen. Statistik deskriptif atau persentase digunakan untuk menilai data yang dikumpulkan melalui distribusi kuesioner kepada individu yang berpartisipasi dalam survei. Terdapat tingkat keberhasilan sebesar lima puluh persen dalam penelitian yang dilakukan terhadap kebersihan lingkungan di SD Juara Medan. dikategorikan kurang baik, hal ini menandakan bahwa jumlah tempat sampah yang tersedia di SD Juara Medan masih kurang mencukupi kebutuhan yang ada. Sedangkan fasilitas pembuangan kotoran manusia dan toilet dinilai cukup memadai sebesar 47%, dan fasilitas penyaluran air bersih dinilai kurang memadai sebesar 53%. Kesimpulan secara keseluruhan adalah bahwa semua faktor yang diinvestigasi sudah memadai.