Evaluasi Ketersediaan dan Pemanfaatan Sarana Prasarana Olahraga di SMA N 1 Binjai

ketersediaan sarana pemanfaatan prasarana fasilitas olahraga evaluasi sekolah PJOK

Authors

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan tingkat pemanfaatan sarana prasarana olahraga di SMA Negeri 1 Binjai. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain survei evaluatif, melibatkan 4 guru PJOK, 20 staf sekolah, dan 200 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi kondisi sarana prasarana, angket pemanfaatan fasilitas, checklist standar sarana olahraga berdasarkan Permendiknas No. 24 Tahun 2007, dan studi dokumentasi inventaris sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase ketersediaan dan tingkat pemanfaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sarana prasarana olahraga mencapai 76,8% (kategori baik) dari standar yang ditetapkan. Ketersediaan tertinggi terdapat pada cabang olahraga bola voli (89,2%), diikuti sepak bola (84,5%), bulu tangkis (81,3%), basket (78,7%), dan terendah pada atletik (62,4%). Tingkat pemanfaatan fasilitas mencapai 82,3% dengan intensitas penggunaan tertinggi pada lapangan sepak bola (91,5%) dan terendah pada fasilitas senam (68,2%). Kondisi sarana menunjukkan 68,9% dalam keadaan baik, 24,3% cukup baik, dan 6,8% perlu perbaikan. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran pemeliharaan (78%), kerusakan akibat intensitas penggunaan tinggi (65%), dan kurangnya tenaga pengelola khusus (54%). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa SMA Negeri 1 Binjai memiliki ketersediaan sarana prasarana olahraga yang baik dengan tingkat pemanfaatan yang optimal, namun memerlukan peningkatan pada aspek pemeliharaan rutin dan penambahan fasilitas atletik untuk mencapai standar ideal.