Evaluasi Pelaksanaan Penilaian Autentik dalam Pembelajaran PJOK di SMA N 1 Deli Serdang
Abstract
. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 1 Deli Serdang. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluatif deskriptif dengan model Stake's Countenance Model, melibatkan 4 guru PJOK dan 160 siswa kelas X-XII sebagai responden. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi pelaksanaan penilaian, angket persepsi guru dan siswa, rubrik evaluasi kualitas penilaian autentik, dan studi dokumentasi perangkat penilaian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis gap antara kondisi ideal dan aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran PJOK mencapai tingkat keterlaksanaan 78,5% (kategori baik). Aspek perencanaan penilaian mencapai 82,3%, pelaksanaan penilaian 76,8%, dan pelaporan hasil penilaian 76,4%. Penilaian aspek psikomotorik menunjukkan implementasi tertinggi (85,2%), diikuti aspek kognitif (78,1%), dan aspek afektif (72,3%). Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu (89% responden), kompleksitas instrumen penilaian (78% responden), dan kurangnya pelatihan penilaian autentik (65% responden). Terdapat kesenjangan signifikan antara kondisi ideal dan aktual sebesar 21,5%, terutama pada aspek integrasi teknologi dalam penilaian dan feedback berkelanjutan kepada siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan penilaian autentik di SMA Negeri 1 Deli Serdang sudah berjalan baik namun masih memerlukan perbaikan pada aspek efisiensi waktu, simplifikasi instrumen, dan peningkatan kompetensi guru dalam penilaian autentik.
Downloads
References
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3). Bumi Aksara.
Hanifah, N. R., & Jatiningsih, O. (2024). Praktik penilaian autentik berbasis festival di SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3669-3678.
Mueller, J. (2005). The authentic assessment primer. North Central Regional Educational Laboratory.
Permendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rahmawati, P. R. (2019). Evaluasi pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran ekonomi di SMA Negeri se Kecamatan Jombang. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 7(2), 145-160.
Rukmana, T., Mundilarto, M., & Suryadharma, I. B. (2016). Keterlaksanaan penilaian autentik mata pelajaran fisika SMA Negeri di Kabupaten Sleman. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(1), 1-15.
Soebarna, A., Juditya, S., & Gunawan, G. (2017). Penilaian autentik (authentic assessment) dalam pembelajaran penjas. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 2(1), 92-103.
Sridadi. (2022). Pengembangan penilaian autentik hasil belajar materi permainan invasi di sekolah dasar. Tesis. Universitas Negeri Yogyakarta.
Stake, R. E. (2004). Standards-based and responsive evaluation. SAGE Publications.
Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Widodo, A. D. (2018). Hasil implementasi penilaian autentik guru terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Tesis. Universitas Pendidikan Indonesia.
Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (Expanded 2nd ed.). Association for Supervision and Curriculum Development.
Yusuf, A. M. (2015). Asesmen dan evaluasi pendidikan. Prenadamedia Group.
Zainul, A., & Nasution, N. (2001). Penilaian hasil belajar. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
.png)






