Evaluasi Penerapan Model Cooperative Learning dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa PJOK di SMP N 8 Medan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model cooperative learning dalam meningkatkan partisipasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 8 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan pretest-posttest control group design, melibatkan 60 siswa kelas VIII yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) yang menerapkan model cooperative learning dan kelompok kontrol (30 siswa) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi partisipasi siswa, angket motivasi belajar, dan rubrik penilaian keterampilan. Data dianalisis menggunakan uji t-test paired sample dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning secara signifikan meningkatkan partisipasi siswa dengan skor rata-rata meningkat dari 65,23 (kategori cukup) menjadi 84,67 (kategori baik) pada kelompok eksperimen. Terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kelompok eksperimen dan kontrol dalam hal partisipasi siswa, motivasi belajar, dan hasil belajar PJOK. Model cooperative learning tipe STAD dan Think-Pair-Share terbukti paling efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model cooperative learning efektif meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK, sehingga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang inovatif bagi guru PJOK di sekolah menengah pertama.
Downloads
References
Fatriul, A. N., & Walujo, D. A. (2022). Metode penelitian pengembangan bidang pembelajaran. Pascal Books.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2014). Cooperative learning in 21st century. Anker Publishing.
Lie, A. (2008). Cooperative learning: Mempraktikkan cooperative learning di ruang-ruang kelas. Grasindo.
Mulyana, I. I. (2024). Strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran kooperatif. Jurnal Inovasi Strategi, 15(2), 145-160.
Ningtyas, E. S. (2017). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas VIII SMP. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 9(2), 234-248.
Pamungkas, G. (2023). Pengembangan model pembelajaran pendidikan jasmani materi permainan bola besar berbasis cooperative learning. Jurnal Pendidikan Jasmani, 12(3), 78-92.
Safari, R. M. (2016). Implementasi model cooperative learning dalam pembelajaran permainan bolavoli. Repository UPI.
Sapawardi, E. (2015). Model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(4), 123-135.
Sarnila, S., Pamelasari, S. D., Ristono, R., & Hidayati, A. (2023). Penerapan model cooperative learning tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas VIII SMP. Prosiding Seminar Nasional SNPPTK, 5(1), 1445-1450.
Saputra, R. D. (2021). Model pembelajaran cooperative learning di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 11(2), 156-168.
Shoimin, A. (2017). 68 model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
Slavin, R. E. (1995). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.
Sunal, D., & Hans, J. (2009). Cooperative learning strategies in physical education. Human Kinetics.
Susila, I. G. (2022). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan prestasi belajar PJOK. Indonesian Journal of Educational Development, 3(1), 104-112.
Trianto, T. (2011). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Bumi Aksara.
Tantri, A., Siregar, A. H., & Hasibuan, N. (2023). Development of interactive sport measurement test learning media. Jurnal Keolahragaan, 11(2), 266-280.
.png)






