Korelasi Antara Status Gizi Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani

Status Gizi Kebugaran Jasmani

Authors

Downloads

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum diketahuinya data atau informasi mengenai keadaan gizi dan tingkat kesegaran jasmani siswa kelas VII di SMP  Budi Mulia Medan, Negeri tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini akan berlangsung selama tahun ajaran 2023/2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dan kesehatan gizi siswa kelas VII yang bersekolah di SMP  Budi Mulia Medan, Negeri pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dikenal sebagai penelitian deskriptif, dan tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kondisi yang ada dan bukan untuk menguji hipotesis. Bentuk penelitian ini dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang dunia di sekitar mereka. Dua puluh siswa digunakan sebagai ukuran sampel untuk populasi, dan mereka dipilih secara acak melalui penggunaan purposive sampling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara status gizi siswa perempuan yang bersekolah di SMP  Budi Mulia Medan, yang terletak di Kota Medan, dengan tingkat kebugaran jasmani mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status gizi siswi SMP N Budi Mulia Medan. Penelitian ini merupakan salah satu contoh bentuk penelitian yang disebut sebagai penelitian korelasional. Lebih tepatnya, penelitian ini merupakan penelitian tentang hubungan antara status gizi dengan tingkat kesegaran jasmani siswi SMP N Budi Mulia Medan, Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli Kota Medan Sumatera Utara. Informasi berikut dapat diperoleh dari hasil penelitian ini: Terdapat hubungan antara tingkat kebugaran jasmani seseorang dengan status gizi tubuhnya. rhitung = 0.687 > rtabel = 0.4438. Telah ditemukan bahwa thitung = 4.011 > ttabel 1.6905 = 0.05. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis yang diajukan, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang berarti (kuat) antara status gizi dengan kebugaran jasmani, dapat diterima dengan tingkat kebenaran 95%. Berdasarkan hipotesis yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel bebas memang memiliki hubungan yang berarti dengan variabel yang sedang diteliti.