Koordinasi Mata Tangan Terhadap Keterampilan Servis Pendek Dalam Permainan Bulutangkis Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Polewali Mandar
Abstract
Koordinasi mata-tangan merupakan salah satu aspek penting yang menentukan keberhasilan servis pendek dalam permainan bulutangkis. Servis pendek yang baik akan menghasilkan pukulan shuttlekock yang melambung rendah dan datar, sehingga sulit untuk dikembalikan oleh lawan. Pukulan servis pendek dalam permainan bulutangkis membutuhkan koordinasi mata tangan yang baik, karena pada permainan bulutangkis, koordinasi antara mata dan tangan sangat penting untuk menghasilkan pukulan servis pendek yang efektif. Koordinasi yang baik antara mata dan tangan dapat meningkatkan presisi dan kecepatan pukulan servis pendek. Pemain yang mampu fokus pada shuttlecock dengan mata mereka secara efektif cenderung memiliki kontrol yang lebih baik terhadap pukulan, sementara tangan mereka secara simultan dapat menghasilkan gerakan yang diperlukan untuk memukul shuttlecock dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara koordinasi mata-tangan dan hasil servis pendek pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Polewali Mandar. Subjek penelitian adalah 30 orang siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes koordinasi mata-tangan dan pengamatan terhadap hasil tes servis pendek. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis non parametrik, analisis linearitas dan analisis regresi pada program computer aplikasi SPSS 26 dengan taraf signifikan 95% atau α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi mata tangan memainkan peran krusial dalam keberhasilan pukulan servis pendek dengan kontribusi terhadap kemampuan servis pendek sebesar 0,690%. Dengan demikian koordinasi mata tangan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap keterampilan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa kelas X SMA Negeri 1 Polewali Mandar.
Downloads
References
AHMAD SISKO, A. N. T. O. N. I., Atika, P., & Siswadi, S. (2016). HUBUNGAN KOORDINASI KETEPATAN MATA TANGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN HASIL SERVIS PANJANG DALAM PERMAINAN BULU TANGKIS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 13 PALEMBANG (Doctoral dissertation, Universitas Bina Darma).
Abd Kadir, S., Aimang, H., & Nur, A. (2021). Hubungan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Keterampilan Servis Pendek Bulutangkis Mahasiswa Penjaskesrek Universitas Muhammadiyah Luwuk. BABASAL Sport Education Journal, 2(2), 65-71.
Grice Tony. 2007. Bulutangkis Petunjuk Praktis Untuk Pemula dan Lanjut. Jakarta. Raja Grafindo Persada.
Harsono. 1988. Coaching dan Aspek-aspek Psikologis Olahraga Dalam Coaching. Jakarta : Dekdikbud, Dirjen Dikti.
Halim, Nur Ichsan. 2011. Tes dan Pengukuran Dalam Bidang Olahraga. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Haerun, M., Hasanuddin, H., & Juhanis, J. (2020). Survei Tingkat Keterampilan Servis Pendek Dalam Permainan Bulutangkis Pada Mahasiswa Bkmf Bulutangkis Fik Unm (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR).
Horn, Thelma S. 2008. Advances in Sport Psychologis. USA: Human Kinetics.
Handayani, W. (2018). Hubungan Koordinasi Mata Tangan dan Kekuatan Otot Lengan dengan Ketepatan Hasil Servis Forehand dalam Permainan Bulutangkis pada Peserta Ekstrakurikuler Di SMA Negeri 2 Kayuagung. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 16(2), 256-266.
Kunta, Sapta. 2010. Kepelatihan Bulutangkis Modern. Yuma Pustaka: Surakarta
Nasri, Y. Y. (2019). Hubungan Daya Ledak Otot Lengan Dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Kemampuan Servis Panjang Pemain Bulutangkis SMA Negeri 1 Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Padang).
Poole James. 2013. Belajar Bulu Tangkis. Bandung: Pionir Jaya.
Sadzali, M., Akkase, A., & Alamsyah, N. F. (2022). SURVEI TINGKAT KEMAMPUAN DASAR SERVIS PANJANG PADA PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA KELAS VIII SMP 27 MAKASSAR. Jurnal Marathon, 1(1), 29-44.
Sadzali, M. (2023). Analisis Percaya Diri Terhadap Kemampuan Servis Pendek Pada Permainan Bulutangkis Himpunan Mahasiswa Olahraga Sulawesi Barat. Journal Physical Health Recreation (JPHR), 4(1), 69-76.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Jakarta: Alfabeta.
Sugiarto, Icuk. 2002. Total Badminton. Solo: CV Setyaki Eka Anugrah.
Setiawan, A., Effendi, F., & Toha, M. (2020). Akurasi smash forehand bulutangkis dikaitkan dengan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan. Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 10(1), 50.
Tohar. 1992. Olahraga Pilihan Bulutangkis. Jakarta: Departemen Pendidikan dan. Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Olahraga.
Verduci. Frank M. (1980). Measurament Concepts in Psysical Education. Toronto: The C.V. Mosby Company.
.png)






