Korelasi Frekuensi Dan Panjang Langkah Serta Kekuatan Tungkai Dengan Kemampuan Lari (Sprint)

  • Eka Abdurrahman Universitas Negeri Semarang
  • Hamildthon Lowry Lagran Sebayang Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Fadli Ramadhan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Keywords: Langkah, Kekuatan, Lari (Sprint)

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki karakteristik dari hubungan Frekuensi langkah (FL) dan panjang langkah (PL) serta kekuatan tungkai (KT) terhadap kemampuan berlari (WT) seorang sprinter. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa statstik korelasi parsial dan korelasi linear berganda. Hasil analisa dan pembahasan mengungkap bahwa FL vs PL memiliki hubungan terbalik yang relatif sangat erat (-0.852) tetapi tidak signifikan (sig. = 0.0); sebaliknya KT memiliki hubungan yang sangat rendah terhadap FL (0.02) dan PL (0.054) tetapi berkontribusi signifikan (> 0.05); masing-masing memiliki sig. 0.993 dan 0.781. Hubungan FL, PL, dan KT terhadap WT adalah linear dan tidak ditemukan bukti adanya autokorelasi dan multikolenearitas. FL memiliki koefisien korelasi paling besar (-0.238) dibanding PL (-0.05) dan KL (0.01). Meskipun demikian, FL memiliki simpangan yang relatif kecil terhadap WT, sehingga dapat dengan sahih didekati dengan model linear, kuadratik dan logaritmik natural. Kemampuan tungkai paling rendah ditemukan memiliki frekuensi langkah paling lambat; sementara kemampuan tungkai paling kuat ditemukan tidak memiliki frekuensi langkah paling cepat dan panjang langkah paling lebar. Meskipun kekuatan tungkai ditemukan tidak borkontribusi signifikan terhadap kemampuan berlari, namun Latihan peningkatan dan pengembangan penggunaan kemampuan tungkai ditemukan berdampak terhadap upaya pencapaian tujuan yang diharapkan tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ae, M., Ito, A., & Suzuki, M. (1992). The men’s 100 metres. New Stud Athlet, 7(1), 47–52.
Aristiyanto, A., Setiawan, F. E., Subagya, H., & Nurohman, N. (2020). Profil Kondisi Fisik Atlet Arung Jeram. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia, 1(1 SE-Articles). https://doi.org/10.55081/joki.v1i1.293
Blegur, J., & Mae, R. M. (2018). Motivasi berolahraga atlet atletik dan tinju. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 29–37.
Do Nascimento Salvador, P. C., Pupo, J. D., De Lucas, R. D., De Aguiar, R. A., Arins, F. B., & Guglielmo, L. G. A. (2016). The VO2 Kinetics of maximal and supramaximal running exercises in sprinters and middledistance runners. Journal of Strength and Conditioning Research, 30(10), 2857–2863. https://doi.org/10.1519/JSC.0000000000001366
Gajer, B., Thepaut-Mathieu, C., & Lehenaff, D. (1999). Evolution of stride and amplitude during course ofthe 100 m event in athletics. New Stud Athlet, 14(1), 43–50.
Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran.
Hunter, J. P., Marshall, R. N., & McNair, P. J. (2004). Interaction of Step Length and Step Rate during Sprint Running. Medicine and Science in Sports and Exercise, 36(2), 261–271. https://doi.org/10.1249/01.MSS.0000113664.15777.53
Ito, B. A., Ishikawa, M., Isolehto, J., & Komi, P. V. (2006). Changes in the step width, step length , and step frequency of the world’s top sprinters during the 100 meters. New Stud Athlet, 21(3), 35–39.
Mann, R., & Herman, J. (2016). Kinematic Analysis of Olympic Sprint Performance: Men’s 200 Meters. International Journal of Sport Biomechanics, 1(2), 151–162. https://doi.org/10.1123/ijsb.1.2.151
Prayuda, A. Y., & Firmansyah, G. (2017). Pengaruh latihan lari 12 menit dan lari bolak balik terhadap peningkatan daya tahan VO2 max. JP. JOK (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan), 1(1), 13–22.
Putra, M. R. (2021). Pengaruh Latihan Pick-Up Sprint Dan Lari Dengan Usaha Maksimalterhadap Hasil Kecepatan Lari 100 Meter Atlet Putra Atletik Club Unimed Tahun 2020. Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ), 2(1 SE-Articles). https://doi.org/10.55081/jpj.v2i1.226
Salo, A. I. T., Bezodis, I. N., Batterham, A. M., & Kerwin, D. G. (2011). Elite sprinting: Are athletes individually step-frequency or step-length reliant? Medicine and Science in Sports and Exercise, 43(6), 1055–1062. https://doi.org/10.1249/MSS.0b013e318201f6f8
Sembiring, H., & Wiyaka, I. (2021). Korelasi Kekuatan Otot Lengan Dan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Atlet Renang. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia, 1(2 SE-Articles). https://doi.org/10.55081/joki.v1i2.302
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Published
2022-12-31
How to Cite
Eka Abdurrahman, Sebayang, H. L. L., & Fadli Ramadhan. (2022). Korelasi Frekuensi Dan Panjang Langkah Serta Kekuatan Tungkai Dengan Kemampuan Lari (Sprint). Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 3(1), 66-73. https://doi.org/10.55081/joki.v3i1.733

Most read articles by the same author(s)