Korelasi Asupan Zat Gizi Makro dengan kapasitas VO2Max dan Kekuatan Otot Atlet Sepak Bola Remaja

Authors

Kebugaran jasmani, terutama daya tahan aerobik (VO2Maks) dan kekuatan otot tungkai, penting untuk menunjang performa pemain sepak bola remaja dan dipengaruhi kecukupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan karbohidrat, protein, dan lemak dengan VO2Maks serta kekuatan otot tungkai pada anggota UNESA Football Club Academy. Penelitian menggunakan desain cross-sectional kuantitatif dengan 27 responden melalui total sampling. Data asupan zat gizi diperoleh menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), VO2Maks diukur melalui Multistage Fitness Test (MFT), dan kekuatan otot tungkai diukur menggunakan leg dynamometer. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan asupan karbohidrat berhubungan signifikan dengan VO2Maks (p = 0,015; r = 0,462), sedangkan protein dan lemak tidak signifikan. Pada kekuatan otot tungkai, asupan karbohidrat (p = 0,002; r = 0,561) dan protein (p = 0,001; r = 0,612) berhubungan signifikan, sedangkan lemak tidak signifikan. Kesimpulannya, karbohidrat berkaitan dengan VO2Maks, sementara karbohidrat dan protein berkaitan dengan kekuatan otot tungkai pemain sepak bola remaja.