PERSEPSI SISWA TERHADAP PENCEGAHAN DAN PERAWATAN CEDERA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI

  • Donny Setiawan Universitas PGRI Banyuwangi
Keywords: Pencegahan, Perawatan, Cedera, Pembelajaran, Pendidikan Jasmani

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling area dengan jumlah sampel adalah 68 siswa (53 orang dari SD Negeri 1 Banyuwangi dan 15 orang dari SD Negeri 2 Banyuwangi). Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya dengan teknik angket yang berisi 54 pernyataan tentang hubungannya dengan pembelajaran Pencegahan Perawatan Cedera (PPC) yang terdiri dari 4 faktor yaitu, lingkungan belajar, sarana dan prasarana, bentuk cedera, dan perbedaan persepsi saat pembelajaran. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunkan menggunakanperhitungan statistik deskriptif prosentase, ditambah dengan uji validitasnya menggunakan rumus product moment taraf signifikasi 5% (r1 = 0.05), dan uji realiabilitasnya menggunakan SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian diperoleh: 1) frekuensi terbanyak persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan pada siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Banyuwangi dan SD Negeri 2 Banyuwangi dalam kategori cukup baik yaitu 9 siswa (60%). 2) persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan siswa kelas 4 dan 5 berdasarkan faktor lingkungan belajar memiliki frekuensi terbanyak pada kategori cukup baik yaitu 7 (46,67%) siswa dari SD Negeri 2 Banyuwangi. 3) persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan siswa kelas 4 dan 5 berdasarkan faktor sarana dan prasarana memiliki frekuensi terbanyak pada kategori baik yaitu 25 (47,17%) siswa dari SD Negeri 1 Banyuwangi. 4) persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan siswa kelas 4 dan 5 berdasarkan faktor bentuk cedera memiliki frekuensi terbanyak pada kategori cukup baik yaitu 19 (35,85%) siswa dari SD Negeri 1 Banyuwangi. 5) persepsi pencegahan dan perawatan cedera terhadap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan siswa kelas 4 dan 5 berdasarkan faktor perbedaan persepsi saat pembelajaran memiliki frekunesi terbanyak pada kategori baik yaitu 24 (45,28%) siswa dari SD Negeri 1 Banyuwangi.

References

Al Khaqiqi, F. R., & Wahjuni, E. S. (2021). Survei Tingkat Pengetahuan Guru Pjok Tentang Pertolongan Pertama Dan Pencegahan Cedera Olahraga Di Sman/Smkn Se-Kecamatan Bojonegoro.

Aryadana, F. W., & Supriyono, S. (2022). Identifikasi dan Penanganan Cedera pada Pembelajaran Penjasorkes Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tengaran. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(1), 106–112.

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan (Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir). Penerbit K-Media.

Damayanti, A. (2022). Kurangnya Pemanasan Sebelum Berolahraga Dapat Menyebabkan Cedera Siswa SD N 01 Tanjung Iman. Jurnal Edukasimu, 2(3).

Dimyati, A. (2018). Identifikasi Cedera Dan Penanganan Cedera Saat Pembelajaran Penjasorkes Di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Telaga Sari. Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment), 1(1), 1–6.

Endiyono, E., & Lutfiasari, A. (2016). Pendidikan kesehatan pertolongan pertama berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di sekolah dasar. Medisains, 14(1).

Ernawati, W., & Sriawan, S. (2018). Tingkat pengetahuan siswa kelas V tentang cedera olahraga, pencegahan dan perawatan cedera di sd negeri beji kecamatan wates, kabupaten kulon progo. PGSD Penjaskes, 7(7).

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran.

Ilham, I., Iqroni, D., & Setiawan, I. B. (2021). Kinesio Taping Pada Rehabilitasi Cedera Olahraga Bulu Tangkis. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 2(1 SE-Articles). https://doi.org/10.55081/joki.v2i1.544

Khadavi, M. R., & Ulfah, W. A. (2019). Workshop Pelatihan Pencegahan Dan Perawatan Cidera (PPC) Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang. Al-Quwwah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–25.

Lubis, A. E., & Nugroho, A. (2020). First Aid Training Model for Physical Education Teachers. TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School, 4(2), 73–80.

Lubis, A. E., Nugroho, A., Almunawar, A., & Syaleh, M. (2020). Survei Jenis Gangguan Dan Kecelakaan Fisik Pada Pembelajaran Penjaskes Di Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian, 3(1), 670–675.

Nasrudin, J. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan: Buku ajar praktis cara membuat penelitian. Pantera Publishing.

Paryanto, L. H. (2017). Perbedaan Persepsi Pencegahan Dan Perawatan Cedera Saat Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Antara Siswa Sekolah Dasar Di Kota Dan Di Desa Kabupaten Klaten. PGSD Penjaskes, 6(8).

Pasaribu, M., Irvan, I., & Amir, A. (2022). Pengetahuan Cedera Olahraga Pada Siswa MTsN Barito Selatan Kalimantan Tengah. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 4(1), 145–152.

Prastyawati, I. Y. (2021). Edukasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Cedera Jaringan Lunak Pada MGMP PJOK SMA/K Kota Surabaya. Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK), 2(2), 59–63.

Presdenta, K. A. G., & Wahjuni, E. S. (2022). Pengaruh Cedera Ankle Pada Saat Pembelajaran Pendidikan Jasmani Terhadap Psikologi Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuwangi. Berajah Journal, 2(3), 595–602.

Ramdhan, M. (2021). Metode Penelitian. Cipta Media Nusantara.

Salim, H. (2019). Penelitian Pendidikan: Metode, Pendekatan, dan Jenis. Kencana.

Sari, A. S., & Saputro, Y. A. (2018). Persepsi Pencegahan Dan Perawatan Cedera Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Sleman DIY. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 1(1), 15–22.

Setiani, A. F. E., & Priyonoadi, B. (2015). Identifikasi Pemahaman Guru Penjas Dalampengetahuan, Penyebab, Klasifikasidan Jenis Cedera Olahraga. Medikora, 14(1).

Setyosari, H. P. (2016). Metode penelitian pendidikan & pengembangan. Prenada Media.

Simarmata, N. I. P., Hasibuan, A., Rofiki, I., Purba, S., Tasnim, T., Sitorus, E., Silitonga, H. P., Sutrisno, E., Purba, B., & Makbul, R. (2021). Metode Penelitian Untuk Perguruan Tinggi. Yayasan Kita Menulis.

Simatupang, N. (2016). Pengetahuan Cedera Olahraga Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed. Jurnal Pedagogik Olahraga, 2(1), 31–42.

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Supriyadi, H., & Supriyono, S. (2017). Analisis cedera olahraga dalam aktivitas pendidikan jasmani pada siswa sma negeri 1 nalumsari. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 6(1), 45–52.

Published
2022-06-30
How to Cite
Setiawan, D. (2022). PERSEPSI SISWA TERHADAP PENCEGAHAN DAN PERAWATAN CEDERA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 2(2), 137-143. https://doi.org/10.55081/joki.v2i2.600