Analisis Efektivitas Pembelajaran PJOK Ditinjau dari Keterampilan Guru dalam Mengelola Kegiatan Pendahuluan

Pembelajaran PJOK Guru Kegiatan Pendahuluan

Authors

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui keterampilan guru dalam mengelola tahap awal pembelajaran, termasuk kegiatan pembuka, manajemen waktu, pengelolaan lingkungan belajar, serta kegiatan pemanasan dan pendinginan. Desain korelasi kuantitatif ini melibatkan 17 guru PJOK sekolah dasar di Surabaya dan Gresik yang dipilih melalui pengambilan sampel purposif. Data dikumpulkan melalui observasi berbasis video dan kuesioner Evaluasi Kelas Formatif (FCE), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mengajar pada tahap awal berada pada tingkat sedang, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, motivasi, metode pengajaran, kerja sama siswa, maupun efektivitas secara keseluruhan (p > 0,05; R² < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa tahap awal berfungsi terutama sebagai persiapan awal, bukan sebagai penentu utama efektivitas. Kurangnya pengaruh tersebut mungkin disebabkan oleh dominasi aktivitas inti, di mana siswa lebih aktif terlibat dalam gerakan fisik, interaksi, dan pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, meskipun tahap ini membantu mempersiapkan siswa secara fisik dan mental, kontribusinya tetap bersifat tidak langsung. Penelitian ini menyoroti perlunya strategi tahap awal yang lebih terstruktur, bervariasi, dan integratif yang selaras dengan aktivitas inti guna meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK secara keseluruhan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru untuk merancang kegiatan pembelajaran tahap awal yang lebih efektif dan menarik.