Kontribusi Program Latihan Shuttle Run dan Sprint untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah pada Remaja
Abstract
Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas bawah. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah melalui latihan shuttle run dan sprint, yang keduanya termasuk dalam latihan fisik berintensitas sedang hingga tinggi dan melibatkan kontraksi otot yang berulang secara dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan shuttle run dan sprint terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test, kekuatan otot ekstremitas bawah diukur menggunakan leg dynamometer sebelum dan sesudah intervensi latihan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah shuttle run dan sprint, variabel terikat adalah kekuatan otot ekstremitas bawah. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa Universitas Dhyana Pura yang berusia antara 18–23 tahun. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test p = 0,105 dan post-test p=0,86 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa program latihan shuttle run dan sprint berpengaruh meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja di Universitas Dhyana Pura dengan peningkatan kekuatan otot sebesar 15%.
Downloads
References
Aditya, V. S., & Dewi, C. (2020). Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Keterampilan Lari Jarak Pendek (Sprint) Pada Siswa Kelas 5 Sd Negeri 62 Kota Bengkulu. Journal Of Dehasen Educational Review, 1(1), 50–55. https://doi.org/10.33258/jder.v1i1.980
Anuar, R., Imani, D. R., & Norlinta, S. N. O. (2021). Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Kebugaran Lansia Dalam Masa Pandemi Covid-19 : Narrative Review. FISIO MU: Physiotherapy Evidences, 2(2), 95–106. https://doi.org/10.23917/fisiomu.v2i2.13978
Cardini, R., Corrini, C., Bertoni, R., Anastasi, D., Cattaneo, D., & Gervasoni, E. (2024). Exploring the effectiveness of circuit training rehabilitation on balance, gait, and fatigue in multiple sclerosis: a systematic review and meta-analysis. Physiotherapy, 125, 101413. https://doi.org/10.1016/j.physio.2024.101413
Castro-Piñero, J., Aragón-Aragón, P., Cruz-León, C., Jiménez-Iglesias, J., Camiletti-Moirón, D., Izquierdo-Gómez, R., & Cuenca-García, M. (2023). Time measurement validity and reliability of the 4 × 10-m shuttle run test in adult population: The ADULT-FIT project. Journal of Science and Medicine in Sport, 26(10), 553–560. https://doi.org/10.1016/j.jsams.2023.08.176
Dwi, A. (2024). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Aktivitas Fisik Pada Remaja Di Man 2 Kabupaten Mojokerto. Journal of Public Health Sciences, 13(2), 298–306.
Fahmi, A., Yunus, M., Komarudin, K., & Wali, C. N. (2020). Model Latihan Teknik Dasar Lari Sprint MAPHTRAS pada Atlet Lari Pemula. Indonesian Journal of Sport and Physical Education Universitas Negeri Malang, 1(2), 47–53.
Febrianti, R. A., Ladjiku, A., Tahir, N., & Umar, I. S. (2025). Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kecepatan Lari 100 Meter Siswa Kelas XI. Jurnal Riset Dan Pengabdian Interdisipliner, 2(3), 447–451. https://doi.org/10.37905/jrpi.v2i3.31725
Harun. (2023). Efek Circuit Training terhadap Peningkatan Ukuran Otot pada Mahasiswa Tidak Terlatih. Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan, 8(2), 121–133.
Haryono, F., Amiq, F., & Fitriady, G. (2021). Pengaruh Latihan Shuttle Run dan Ladder Drill Terhadap Peningkatan Kelincahan (Agility) Siswa Sepakbola. Sport Science and Health, 3(7), 479–485. https://doi.org/10.17977/um062v3i72021p479-485
Hentilä, J., Hulmi, J. J., Laakkonen, E. K., Ahtiainen, J. P., Suominen, H., & Korhonen, M. T. (2020). Sprint and Strength Training Modulates Autophagy and Proteostasis in Aging Sprinters. Medicine and Science in Sports and Exercise, 52(9), 1948–1959. https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000002340
Kurniawan, D. I., Gery, M. I., Sitompul, S. R., Jasmani, P., Keolahragaan, F. I., Jakarta, U. N., Timur, K. J., Olahraga, P., Pendidikan, F. I., Jakarta, U. M., & Aerobik, D. T. (2024). Pengaruh Circuit Training Terhadap Peningkatan Daya Tahan Aerobik Peserta Ekstrakurikuler Futsal. SportIndo Jurnal, 3(1), 14–20.
Mulyaningsih, F., Suryobroto, A. S., Pertiwi, N. C., & Utama, A. B. (2023). Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dan Pola Hidup Sehat Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Olahraga Di Smp Negeri 2 Mlati. Majalah Ilmiah Olahraga, 29(1), 15–21. https://doi.org/10.21831/majora.v29i1.64506
Musawwir. (2023). Penerapan latihan shuttle run dalam meningkatkan kelincahan footwork atlit bulutangkis. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Rekreasi, 6(2), 813–825. https://doi.org/10.29408/porkes.v6i2.21228
Nasution, A. I. V. (2015). Pengaruh Latihan Beban Terhadap Kekuatan Otot Lansia. Jurnal E-Biomedik, 3(1), 13–21. https://doi.org/10.35790/ebm.3.1.2015.8075
Nur, A., Lam Akhmady, A., & Bakar, A. (2022). Pengaruh Latihan Interval Sprint Dan Acceleration Sprint Terhadap Kecepatan Lari Sprint 200 Meter. Babasal Sport Education Journal, 2(1), 2.
Parwata, Y. (2018). Latihan Lari 100 Meter Intensitas Maksimum Meningkatkan Asam Laktat Darah. Sport and Fitness Journal, 6(2), 83–88. https://doi.org/10.24843/spj.2018.v06.i02.p10
Pranasto, W. H. (2019). PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN SHUTTLE RUN TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN. Bravo’s Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, 7(1), 12–18.
Prasetya, A. T., Primajati, I. H. I., & L, K. A. A. (2024). Manfaat Olahraga Jogging Bagi Kesehatan Remaja Khususnya Mahasiswa. Pubmedia Jurnal Pendidikan Olahraga, 1(2), 7. https://doi.org/10.47134/jpo.v1i2.278
Pratama, A. W., Handayani, H. Y., & Purwoto, S. P. (2022). Pengaruh Circuit Training Terhadapkekuatan Otot Lengan Dan Ketepatan Smash Bola Voli Pada Siswa Smp Negeri 2 Burneh. Jurnal Ilmu Keolahragaan, Vol. 21(2), 110–119.
Rahma. (2024). Efek Latihan Fisik Metode Uphill Running Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Usia Remaja. Healthy Tadulako Journal, 10(4), 556–564.
Wardana, I. N. G. (2024). Pengaruh Latihan Lompat Tali Selama Dua Minggu Terhadap Kekuatan Fungsi Sistem Kardiorespirasi Dan Kekuatan Otot Tungkai Bawah Pada Mahasiswi Jenjang Sarjana Kedokteran Angkatan 2020 Universitas Udayana. Jurnal Medika Udayana, 13(06), 2–5.
Wiriawan, O. (2022). Efektivitas Bentuk Latihan Sprints 30 Meter Di Pasir Dan 30 Meter Di Tanjakan Terhadap Power Otot Tungkai. Journal of Sport and Exercise Science, 5(1), 8–15. https://doi.org/10.26740/jses.v5n1.p8-15
Yani, S., & Domitilla, F. (2020). Pengaruh Jump Rope Training Terhadap Kekuatan Otot Tungkai pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(2), 84–88. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i2.66
Copyright (c) 2025 A. A. Gede Nanda Putra, Agung Wahyu Permadi, Ni Putu Dwi Larashati, Daryono Daryono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
