Perbandingan Pengaruh Kepercayaan Diri Pada Kelompok Pemula Dan Amatir Terhadap Performa Atlet Hoki

  • Pepep Mochamad Syafei Universitas Siliwangi, Jawa Barat, Indonesia
  • Rd Herdi Hartadji Universitas Siliwangi, Jawa Barat, Indonesia
  • Aang Rohyana Universitas Siliwangi, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Kepercayaan Diri, Pemula, Amatir, Performa, Atlet, Hoki

Abstract

Banyak penelitian telah dilakukan tentang kepercayaan diri dalam implementasinya terhadap penampilan atau performa atlet. Namun penelit belum menemukan di Indonesia untuk mengukur pada cabang olahraga Hoki. Pengaruh kepercayaan diri terhadap kinerja pemain hoki adalah tujuan dari penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif komparatif, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi yang mengontrak matakuliah Hoki pada semester 4 penarikann sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria usia dan kelompok kemampuan. sampel dipilih 30 mahasiswa laki-laki dari kelompok usia 19 hingga 26 tahun dan dikelompokan berdasarkan pemula dan amatir. Tes Keterampilan Hoki untuk mengukur performa atlet menggunakan keterampilan menembak sasaran, menyeimbangkan bola di atas tongkat, dan bergerak dengan bola SAI (1992), sedangkan untuk mengukur kepercayaan diri menggunakan Kuesioner Kepercayaan Diri (SCQ- 1975). Untuk membandingkan perbedaan rata-rata dalam kinerja pemain di kedua kelompok, uji t independen digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi lebih baik dalam ketiga tes keterampilan menembak, menyeimbangkan bola, dan mengontrol dibandingkan dengan kelompok yang memiliki kepercayaan diri yang rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Published
2023-12-31
How to Cite
Pepep Mochamad Syafei, Rd Herdi Hartadji, & Aang Rohyana. (2023). Perbandingan Pengaruh Kepercayaan Diri Pada Kelompok Pemula Dan Amatir Terhadap Performa Atlet Hoki. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 4(1), 12-19. https://doi.org/10.55081/joki.v4i1.1691