Sosialisasi Pelatih Lempar NPC Sumatera Utara Menyongsong Peparnas 2024 Aceh-Sumut

  • Liliana Puspa Sari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Hardodi Sihombing Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Ratna Dewi Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Ika Endah Puspita Sari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Benny Aprial Simangunsong Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Keywords: Sosialisasi Pelatih NPC, Peparnas 2024

Abstract

Pada dasarnya nomor lempar dalam cabang atletik merupakan salah satu nomor yang diperebutkan sejak Olimpiade kuno di Yunani sekitar tahun 779 Masehi. Kegiatan bakti ini bertujuan untuk memberdayakan dan menghasilkan nomor atletik atletik di NPC Sumut dalam persiapan menghadapi PEPARNAS 2024 Aceh-Sumatera Utara. Dari tujuan tersebut diperoleh pula informasi bahwa kursus-kursus pelatihan sangat penting khususnya di kalangan KNKT Sumatera Utara, karena pelatihan bagi para atlet difabel sangat berbeda. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, yang sebetulnya fokus pada rendahnya tingkat kegiatan pelatihan yang mengakibatkan rendahnya update pengetahuan dan pengetahuan pelatih selama pandemi Covid-19. Selain meningkatkan kemampuan individu tentunya akan meningkatkan kemampuan kemampuan atletik dengan adanya pelatih yang memiliki ilmu pengetahuan baru. Dengan mengadakan pelatihan ini. Mulai dari kegiatan penataran terus menerus. Dimana kegiatan penataran ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang dan setiap tahun. Hal ini dilakukan agar berbagai unsur / aspek penting (positif) dapat tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penataran, para pelatih NPC sangat antusias melihat jawaban dan pembicara yang sangat berkualitas dari para pelatih NPC itu sendiri dan ditambah dengan nutrisi. Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara didirikan pada tahun 1962. Namun saat itu namanya masih Yayasan Olahraga Cacat (YPOC). Nama YPOC berjalan hingga tahun 1982 atau sudah ada selama kurang lebih 20 tahun. Kemudian pada tahun 1982 namanya diubah menjadi Badan Pertimbangan Olahraga Disabilitas (BPOC). Setelah berjalan sekitar 28 tahun, lanjutnya, nama BPOC diubah pada awal 2011 menjadi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Sumatera Utara. Digantikan oleh NPC karena nama YPOC dan BPOC seakan mendiskreditkan atlet yang bernaung di sana.

Published
2020-12-31
How to Cite
Liliana Puspa Sari, Sihombing, H., Ratna Dewi, Ika Endah Puspita Sari, & Simangunsong, B. A. (2020). Sosialisasi Pelatih Lempar NPC Sumatera Utara Menyongsong Peparnas 2024 Aceh-Sumut. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat , 1(1), 33-34. Retrieved from http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/209

Most read articles by the same author(s)