Edukasi Program Latihan Fisik Untuk Mencegah Kejadian Skoliosis Pada Siswa SMP 3 Surakarta

  • Mahendra Wahyu Dewangga Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Putri Kinasih Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Kurnia Lutfi Farizqi Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Keywords: Scoliosis, Latihan Fisik, SMP, Surakarta

Abstract

Masa pertumbuhan remaja yaitu periode pertumbuhan antara masa kanak kanak menujuĀ  masa dewasa. Kebiasaan buruk remaja saat sekolah yaitu membawa perlengkapan sekolah yang tidak sedikit, bahkan ia membawa tas jinjing tambahan untuk pergi ke sekolah. Hal tersebut jika dilakukan dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan postur buruk atau kelainan tulang belakang. Postur yang buruk mengakibatkan masalah musculoskeletal dan berujung ke gangguan postural scoliosis. Scoliosis yang terjadi pada remaja biasanya dikarenakan penggunaan tas ransel yang tidak sesuai, postur tubuh saat duduk yang buruk dan membawa beban berat hanya satu sisi. Siswa-siswi OSIS SMPN3 Surakarta masih belum cukup familiar dengan permasalahan scoliosis. Hal ini dapat mendorong untuk melakukan kegiatan edukasi terkait program latihan fisik untuk mencegah kejadian skoliosis pada siswa SMP N 3 Surakarta. Kegiatan ini diikuti sebanyak 28 siswa-siswi pengurus dan anggota OSIS SMP N 3 Surakarta. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, dan praktikum terkait program latihan fisik untuk mencegah dan menangani scoliosis. Dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini mendapatkan pemahaman dari peserta dengan cukup baik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-12-03
How to Cite
Dewangga, M. W., Kinasih, P., & Farizqi, K. L. (2023). Edukasi Program Latihan Fisik Untuk Mencegah Kejadian Skoliosis Pada Siswa SMP 3 Surakarta. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat , 4(1), 19-24. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v4i1.1355